Dari semua kitab suci semua agama sudah dijelaskan mengapa manusia perlu Tuhan. Di dasari oleh berbagai macam dalil-dalil yang sudah dibuktikan selama berabad-abad oleh para penganut masing-masing agama. Itupun masih banyak yang menyangkal keberadaan Tuhan, hingga suatu saat si atheis terpojok, dan terancam maut, barulah dia menyeru dan meminta pertolongan kepada Tuhan.

SEBAGAIMANA FIRAUN MENYERU KEPADA TUHAN PADA WAKTU AKAN MATI TENGGELAM DAN MAYATNYA SEKARANG MENJADI SAKSI BISU ATAS KEJADIAN TERSEBUT. 

Khususnya di negara-negara barat, saat ini faham atheis sedang berkembang pesat. Mereka menolak keberadaan Tuhan bahkan ada beberapa yang malah mencaci maki Tuhan. Itulah Firaun-Firaun jaman sekarang yang lebih suka bertindak sesuka hatinya, tidak ada larangan apapun dan menolak kewajiban apapun.

Sesungguhnya dia menurutkan hawa nafsunya sendiri dan menjadikan kesenangan hawa nafsu sebagai tujuan hidupnya. Hawa nafsunya dibiarkan mengatur perilakunya yang menghasilkan pilihan hidup sesuka hatinya. Agamanya adalah agama yang mengajarkan sikap dan tindakan sesuka hati. Tuhannya adalah hawa nafsunya.

Perilaku manusia seperti ini dijelaskan di dalam teorinya Sigmund Freud, yaitu ID, EGO & SUPER EGO yang mendasari perilaku manusia. Secara sederhana pengertian ID mewakili kebutuhan biologis dan alam bawah sadar, EGO mewakili rasio dan alam sadar, sedangkan SUPEREGO adalah nilai-nilai yang dianut di suatu kelompok masyarakat tertentu.

 Cttn:       Bagi pembaca, saya harapkan tidak menggunakan teori ini sebagai acuan utama di dalam memahami perilaku manusia, karena teori ini dirumuskan berdasarkan observasi Sigmund Freud terhadap pasien-pasien penderita gangguan jiwa disebuah rumah sakit jiwa. Namun, teori ini dapat kita gunakan sebatas untuk memahami perilaku menyimpang / abnormal dari sekelompok manusia saja. Kalau kita ingin mempelajari perilaku manusia yang normal atau mungkin di atas normal (istimewa) anda perlu banyak teori perilaku manusia lainnya diluar teori Psikoanalisa ini.

Pada saat belum ada agama, manusia menyeru kepada Sang Pencipta Alam Semesta dan memohon petunjuk dan bimbingan mengenai suatu “metode” yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari guna memperbaiki kondisi masyarakat di mana dia tinggal. Setelah diturunkannya petunjuk, maka “metode dan prosedur” yang dijalankan berdasarkan petunjuk tadi akhirnya disebut sebagai agama. “Metode dan prosedur” tadi mencakup seluruh aspek kehidupan manusia sehari-harinya sehingga agama dikenal pula sebagai suatu cara untuk menjalani kehidupan (way of life).

Di dalam perkembangan selanjutnya, banyak pemuka agama yang memodifikasi dan merubah ajaran asli agama tersebut dengan berbagai macam pertimbangan, alasan dan kepentingan. Perubahan-perubahan tersebut ada yang merugikan dan menguntungkan bagi masyarakat penganutnya.

Reaksi terhadap perubahan yang dirasakan merugikan adalah dengan memperbaiki agama tersebut dan berjuang mengembalikan ajaran agama tersebut ke bentuk aslinya. Ada juga yang bereaksi dengan pindah agama lain. Dan Ada juga yang malah meninggalkan ajaran agama tersebut dan mengklaim dirinya tidak percaya Tuhan, sebagai perwujudan pernyataan sikap bahwa dia tidak mau lagi menjalankan “metode dan prosedur” sebagaimana diatur oleh suatu agama.    

Prof Masaru Emoto

Prof Masaru Emoto adalah seorang profesor dari Jepang yang berhasil mendokumentasikan kualitas air di seluruh kota di Jepang.

Dari hasil penelitiannya tersebut kita bisa memetik suatu pelajaran tentang kebutuhan manusia terhadap Tuhan, suka tidak suka, sadar atau tidak sadar, mau atau tidak mau. Artinya secara alamiah kita membutuhkan Tuhan, sebagaimana kita membutuhkan oksigen untuk bernafas.

Secara biology, 80% tubuh manusia terdiri dari air, sehingga kualitas air di dalam diri kita akan menentukan kualitas kesehatan seseorang. Bila “kualitas air” di dalam badan manusia buruk tentunya orang tersebut akan menderita gejala gangguan kesehatan dan atau menderita penyakit tertentu. Tidak ada orang di dunia ini yang mau sakit. Semuanya menginginkan hidup sehat dan panjang umur.

Sebelum kita lebih jauh membahasnya, mari kita lihat fakta-fakta berikut sebagaimana dilansir di berbagai macam website tentang hasil penelitian Prof Masaru Emoto dibawah ini:

 

Gambar sebelah kiri, mirip gambar air di selokan atau dilumpur sedangkan gambar disebelah kanan merefleksikan kejernihan dan kebersihan.

Sangat jelas bahwa dengan berTuhan maka  80% bagian dari badan manusia dalam keadaan bersih. Sesuatu yang bersih tentu membawa pada kesehatan dan kebaikan.

Hal tersebut dapat terwujud jika kita rajin berdoa, dan beribadah kepada Tuhan secara terus menerus.

Mungkin yang sudah pernah mendengar atau membaca bukunya Prof Masaru Emoto akan berdalih bahwa formasi kristal di dalam air dapat terbentuk tidak hanya dengan berdoa. Untuk itu mari kita liht kembali hasil dokumentasi kristal air lainnya dibawah ini:

Perhatikan gambar di atas, dimana kristal air yang dibacakan doa-doa membentuk kristal paling indah dan berkilau. Hal ini menunjukkan hasil yang maksimal. Setiap manusia pasti menginginkan hasil maksimal untuk dirinya. Suatu kebohongan besar jika ada yang menyangkal bahwa dirinya tidak menginginkan sesuatu yang maksimal.

Untuk memilih dan tidak memilih agama adalah Hak Asasi Manusia adalah suatu kebohongan besar. Apakah kita akan menyakini pernyataan bahwa pilihan bernafas atau tidak bernafas tidak ada kaitannya dengan masalah hidup atau mati ?

Jadi, dengan kata lain, untuk membuat air di dalam badan kita membentuk formasi yang maksimal (indah dan berkilau) maka satu hal yang perlu kita lakukan BERDOA KEPADA TUHAN.

Mari kita lihat gambar yang diperbesar di bawah ini supaya menjadi jelas manfaat ber Ketuhanan Yang Maha Esa dari Pancasila:

Apakah gambar di atas tidak mirip dengan PERMATA / BERLIAN ? Apakah ada manusia yang tidak menginginkan PERMATA / BERLIAN  bagi dirinya ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.